
Assassins Pride
Di dunia yang diliputi kegelapan abadi, hanya kota-kota yang dikelilingi dinding kristal yang menjadi tempat perlindungan umat manusia. Di dalamnya, kaum bangsawan memiliki “Mana”—kekuatan yang diberikan oleh darah, dan menjadi satu-satunya harapan untuk bertahan melawan monster di luar. Di akademi elit ini, seorang gadis muda bernama Melida Angel berjuang. Terlahir dari keluarga bangsawan terkenal, ia menderita aib terbesar: mana-nya tidak pernah aktif, membuatnya disebut “Failure” dan dijauhi oleh semua orang.
Keluarga Angel, yang kehormatannya terancam, mengirim seorang tutor misterius bernama Kufa Vampir untuk mengajarinya. Namun, ada misi rahasia di balik kedatangannya: jika Melida terbukti tidak memiliki Mana, ia harus dibunuh untuk menjaga kemurnian garis keturunan mereka. Di malam pertama mereka, di bawah sinar bulan yang suram, Kufa melaksanakan tugasnya—tetapi sesuatu menghentikannya. Melida, dengan air mata di matanya, menunjukkan tekad yang tidak pernah ia miliki.
Sadar akan potensi yang tersembunyi, Kufa memilih jalan berbahaya. Ia menyembunyikan identitasnya sebagai “Assassin” dan memutuskan untuk mengajarkan Melida ilmu pedang dan taktik bertahan hidup. Namun, ia juga memiliki rahasia lain: pada malam hari, ia adalah “Pembunuh” yang bertugas melenyapkan ancaman. Bersama-sama, mereka memulai kehidupan ganda—di sekolah, mereka adalah guru dan murid yang patuh; di malam hari, mereka menghadapi monster dan konspirasi yang mengancam kerajaan. Di tengah ujian dan pengkhianatan, mungkinkah seorang assassin dan “gagal” menemukan arti sejati dari kekuatan dan martabat?